SEMARANG, jatengjuara.com – Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah di Jawa Tengah terus menunjukkan progres. Hingga awal Maret 2026, tercatat sebanyak 31.856 guru telah menerima hak tunjangan tersebut, sementara proses lanjutan kini difokuskan pada guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah saat ini tengah mempercepat penyelesaian berbagai tahapan administratif untuk memastikan pencairan berikutnya berjalan lebih optimal. Fokus utama mencakup validasi data penerima, perlindungan informasi, serta penyusunan basis data induk.
Ketua Tim Kerja Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng, Agus Mahasin, menjelaskan bahwa pencairan bagi guru PPG 2025 masih berlangsung dengan pendekatan yang mengutamakan ketelitian.
“Prosesnya sudah berjalan, namun kami memastikan setiap data penerima benar-benar valid agar penyaluran tepat sasaran sekaligus aman dari sisi pengelolaan data,” ujarnya.
Selain itu, sekitar 10 ribu guru lulusan PPG 2025 masih menjalani tahapan lanjutan berupa sinkronisasi data dan pembukaan rekening. Proses ini dinilai krusial sebagai fondasi untuk mempercepat pencairan pada tahap berikutnya.
Menurut Agus, langkah penyiapan data induk menjadi strategi penting agar sistem penyaluran ke depan bisa lebih efisien dan tidak mengalami kendala administratif.
Pihaknya juga terus melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat proses tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas. Ia menegaskan, upaya ini dilakukan untuk menjawab harapan para guru yang menantikan pencairan tunjangan.
“Kami berupaya maksimal agar proses ini segera rampung, namun tetap sesuai aturan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pungkasnya. (jj02/e02)









