Program Perbaikan Rumah Ubah Nasib Subali, Pedagang Bakso Keliling di Wonogiri

WONOGIRI, jatengjuara.com – Setiap hari, Subali menelusuri jalan-jalan desa dengan sepeda motor tuanya, menjajakan bakso bakar dari satu tempat ke tempat lain. Aktivitas itu sudah lama menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya yang tinggal di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri.

Selama bertahun-tahun, ia menjalani kehidupan sederhana dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi tempat tinggalnya pun jauh dari layak, namun ia tetap berusaha mencukupi kebutuhan keluarga tanpa banyak harapan besar.

“Dulu nggak pernah kepikiran punya rumah bagus. Wong buat makan sehari-hari saja harus muter jualan terus,” kata Subali, Rabu (6/5/2026).

Perubahan besar datang ketika Subali terpilih sebagai penerima bantuan rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program “Ngopeni Omah Nglakoni Sesarengan”. Bantuan tersebut menjadi titik balik yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Kini, ia menempati rumah baru dengan kondisi yang jauh lebih baik. Bangunan kokoh, atap yang tidak bocor, serta lantai yang bersih memberikan kenyamanan bagi keluarganya. Baginya, rumah itu bukan sekadar tempat tinggal, tetapi simbol perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil.

“Saya benar-benar nggak nyangka. Saya ini cuma penjual bakso bakar keliling, pakai motor butut. Tapi bisa punya rumah yang nyaman begini,” ujarnya.

Tak hanya mengubah kondisi tempat tinggal, bantuan tersebut juga meningkatkan kualitas hidup keluarganya. Istri dan anaknya kini bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, bahkan anaknya memiliki ruang belajar yang lebih memadai.

“Sekarang lebih nyaman punya rumah sendiri. Kalau dulu masih numpang di rumah mertua. Anak juga lebih semangat belajar,” katanya.

Meski kondisi hidupnya membaik, Subali tetap menjalani profesinya sebagai pedagang bakso keliling. Namun kini, ia merasakan ketenangan setiap kali kembali ke rumah.

“Saya jadi lebih semangat kerja. Pulang sudah ada rumah yang nyaman,” ucapnya.

Hal serupa juga dirasakan Sumar, warga Desa Sirnoboyo lainnya yang menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Rumahnya yang sebelumnya berdinding kayu kini telah diperkuat dengan material yang lebih kokoh.

“Wah, senang banget rasanya mendapat bantuan RTLH. Saya merasa pemerintah memberikan perhatian kepada warganya,” katanya.

Sebagai pekerja serabutan, Sumar mengaku kesulitan memperbaiki rumah karena keterbatasan penghasilan.

“Pekerjaan serabutan. Kadang buruh tani, kadang ikut tukang batu. Ingin memperbaiki rumah tapi uang belum ada. Tapi alhamdulillah dapat bantuan dari pemerintah jadi bisa renovasi rumah,” lanjutnya.

Kini, ia dan istrinya dapat tinggal dengan lebih nyaman di rumah yang lebih aman.

“Rumah ini saya tinggali bersama istri. Ya, berdua sama istri. Rasanya lega karena rumahnya kokoh atapnya sudah bagus,” tandasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong program pembangunan dan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga awal 2026, ratusan ribu unit rumah telah berhasil direalisasikan melalui berbagai skema pembiayaan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari upaya menekan angka kekurangan perumahan di wilayah tersebut.

“Pada akhir tahun 2025, data backlog perumahan di Jawa Tengah tercatat sekitar 1.332.000 unit. Melalui berbagai program kolaboratif, pada tahun 2025 saja berhasil diselesaikan sekitar 274.000 unit, sehingga pada awal 2026 backlog turun menjadi sekitar 1.058.000 unit,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan backlog dilakukan melalui pembangunan rumah baru serta perbaikan rumah tidak layak huni, dengan melibatkan berbagai pihak.

“Kolaborasi pendanaan terus dilakukan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta melibatkan pemangku kepentingan lain seperti CSR, Baznas, pelaku usaha, dan masyarakat,” tandasnya. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh