Talud Sungai di Tlogosari Raya Ambrol, DPRD Minta Pemkot Semarang Bertindak Cepat

SEMARANG, jatengjuara.com – Kerusakan talud di sepanjang bantaran sungai Jalan Tlogosari Raya, Kota Semarang, menimbulkan kekhawatiran warga. Struktur penahan tanah tersebut dilaporkan mengalami ambrol dan dinilai berisiko terhadap keselamatan masyarakat, mengingat lokasinya berada di kawasan dengan lalu lintas padat serta berdekatan dengan permukiman dan area usaha.

Anggota DPRD Kota Semarang, Ali Umar Dhani, meminta Pemerintah Kota Semarang segera melakukan penanganan serius atas kondisi tersebut. Ia menegaskan, kerusakan infrastruktur vital seperti talud tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memicu dampak yang lebih luas.

Menurut Ali, fungsi talud sangat penting untuk menjaga stabilitas badan jalan sekaligus mengendalikan aliran sungai. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan dikhawatirkan akan meluas dan membahayakan pengguna jalan maupun warga di sekitar lokasi, terutama saat curah hujan tinggi.

Ia menilai, kondisi retak dan runtuhnya sebagian talud mengindikasikan penurunan kekuatan struktur. Faktor usia bangunan, tekanan air sungai, serta kurangnya perawatan rutin disebut sebagai penyebab yang perlu dicermati secara menyeluruh.

Ali mendorong dinas terkait untuk segera melakukan penanganan darurat sebagai langkah awal, disertai dengan kajian teknis komprehensif guna merumuskan perbaikan jangka panjang. Ia menekankan pentingnya tindakan preventif agar tidak menunggu hingga terjadi korban atau kerusakan yang lebih parah.

Selain aspek konstruksi, Ali juga menyoroti perlunya pengelolaan lingkungan sungai secara terpadu. Ia menilai perbaikan talud harus dibarengi dengan normalisasi aliran sungai dan pengendalian sampah, agar tekanan air terhadap struktur penahan tidak terus berulang.

Lebih lanjut, DPRD Kota Semarang akan meminta laporan resmi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan mengawal percepatan realisasi anggaran perbaikan demi menjamin keselamatan publik.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, warga sekitar berharap pemerintah segera turun tangan. Mereka menilai kondisi talud yang ambrol berpotensi memicu longsor susulan, khususnya saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh