Porprov Jateng 2026 Digelar Oktober di Semarang Raya, Jadi Tolok Ukur Prestasi Atlet

Foto : Ketua DPRD Jateng, Sumanto, saat menerima audiensi pengurus KONI Jateng

SEMARANG, jatengjuara.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang di kawasan Semarang Raya. Ajang olahraga multi cabang ini diproyeksikan menjadi sarana utama evaluasi dan pematangan atlet Jawa Tengah menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Porprov yang digelar setiap empat tahun tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memetakan kekuatan atlet daerah. Hasil kompetisi akan menjadi acuan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah dalam menyusun target dan strategi peningkatan prestasi di level nasional.

Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto menyampaikan, Porprov menjadi momentum penting untuk menilai kesiapan atlet potensial menghadapi PON mendatang. Menurutnya, ajang ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang.

“Porprov menjadi instrumen penting untuk mengukur kesiapan atlet Jawa Tengah sebelum berlaga di PON,” kata Sumanto saat menerima audiensi pengurus KONI Jawa Tengah di Semarang, Jumat (23/1).

Dalam pertemuan tersebut, Sumanto didampingi Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh dan Setya Arinugroho. Sementara dari KONI Jawa Tengah hadir Pelaksana Harian Ketua Umum Urip Sihabudin bersama jajaran pengurus lainnya.

Sumanto menegaskan dukungan DPRD Jawa Tengah terhadap pelaksanaan Porprov 2026, termasuk dari sisi penganggaran. Ia menilai, dukungan finansial menjadi faktor penting untuk memastikan penyelenggaraan berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet.

“Kompetisi seperti Porprov membutuhkan biaya besar. DPRD akan berupaya mendukung melalui pembahasan anggaran dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaannya maksimal,” ujarnya.

Ia juga mendorong KONI Jawa Tengah menyiapkan program pembinaan atlet secara berkelanjutan dan terstruktur. Dengan perencanaan yang matang, Sumanto berharap prestasi Jawa Tengah pada PON berikutnya dapat meningkat dibandingkan capaian sebelumnya.

“Selama ini Jawa Tengah berada di peringkat empat atau lima. Ke depan, harus ada lompatan prestasi. Itu hanya bisa dicapai dengan program pembinaan yang terencana dan berjenjang,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Umum KONI Jawa Tengah Urip Sihabudin melaporkan kesiapan penyelenggaraan Porprov 2026. Ajang ini akan digelar di lima daerah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Kota Salatiga.

Porprov Jateng 2026 akan diikuti 8.847 atlet, didukung 2.136 ofisial dan 2.132 perangkat pertandingan. Sebanyak 59 cabang olahraga akan dipertandingkan di 81 venue yang tersebar di wilayah Semarang Raya.

Urip menyebutkan, besarnya skala kegiatan membuat kebutuhan anggaran menjadi cukup besar. Selain dukungan pemerintah, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta untuk mendukung pembiayaan kegiatan.

“Dengan jumlah atlet, cabang olahraga, dan venue yang cukup banyak, tentu dibutuhkan dukungan dana yang signifikan. Kami juga akan menggandeng dunia usaha sebagai bagian dari kolaborasi pendanaan,” ujarnya. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh