TEMANGGUNG, jatengjuara.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung mengambil peran aktif dalam upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang dengan menginisiasi gerakan gotong royong antarpemerintah daerah. Fokus bantuan diarahkan pada percepatan pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Sepriyanto, menyampaikan bahwa Temanggung menjadi daerah pertama yang memulai aksi pembersihan di sejumlah sekolah. Tiga satuan pendidikan yang menjadi sasaran awal yakni SD Negeri Pahlawan, SD Negeri Upah, dan TK Pahlawan.
Menurut Sepriyanto, gerakan bertajuk Temanggung Peduli Aceh Tamiang diharapkan dapat menjadi pemicu keterlibatan daerah lain dalam membantu pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana.
Ia mengungkapkan, dampak bencana di Aceh Tamiang cukup luas. Dari total 458 sekolah yang tersebar di wilayah tersebut, sebanyak 389 satuan pendidikan mulai jenjang TK hingga SMP mengalami kerusakan. Kondisi terparah berupa lumpur yang menutupi ruang belajar serta kerusakan perabot sekolah.
Sepriyanto menilai, pemulihan sarana dan prasarana pendidikan membutuhkan dukungan kolektif agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal. Ia berharap bantuan yang datang mampu mempercepat proses pembersihan dan perbaikan sekolah.
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menjelaskan, sektor pendidikan dipilih sebagai prioritas karena sering luput dari perhatian dalam situasi darurat pascabencana. Menurutnya, bantuan kemanusiaan umumnya lebih terfokus pada kebutuhan pokok, sementara sekolah-sekolah yang terdampak kerap terabaikan.
Agus yang akrab disapa Agus Gondrong menegaskan, pemulihan sekolah memiliki peran penting dalam membantu anak-anak bangkit dari trauma bencana. Lingkungan belajar yang bersih dan layak diyakini mampu mengembalikan semangat serta keceriaan siswa.
Ia menambahkan, kehadiran Pemkab Temanggung bukan hanya untuk memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga untuk menghadirkan kembali ruang belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Agus berharap, gerakan gotong royong lintas daerah ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi pemerintah daerah lain untuk bersama-sama membantu pemulihan Aceh Tamiang, khususnya di sektor pendidikan. (jj02/e02)









