Banjir Mulai Surut, Aktivitas Warga Trimulyo Demak Berangsur Normal

DEMAK, jatengjuara.com — Kondisi banjir yang sempat merendam Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, kini berangsur membaik. Seiring surutnya genangan air, warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing dan berupaya melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan lokasi-lokasi pengungsian yang sebelumnya dipadati warga kini mulai lengang. Sebagian besar pengungsi telah meninggalkan tempat penampungan sejak pagi hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, menyampaikan bahwa jumlah warga yang masih bertahan di pengungsian saat ini tinggal belasan orang. Mereka berada di Madrasah Diniyah Dukuh Sindon, Desa Trimulyo.

“Dari hasil pemantauan terakhir, tersisa 12 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian. Namun, mereka juga berencana segera kembali ke rumah karena kondisi air sudah surut,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Camat Guntur, Sukardjo. Ia menjelaskan bahwa pengungsi yang sebelumnya menempati aula kantor kecamatan telah sepenuhnya kembali ke rumah masing-masing.

“Sebanyak 114 jiwa yang sebelumnya berada di aula kantor kecamatan sudah pulang sekitar pukul 10.00 WIB, seiring kondisi banjir yang terus membaik,” jelasnya.

Banjir yang melanda wilayah Demak beberapa hari terakhir dipicu oleh meluapnya Sungai Tuntang akibat tingginya curah hujan di daerah hulu. Meski kondisi cuaca di wilayah Demak relatif cerah, volume air kiriman menyebabkan debit sungai meningkat tajam.

Tekanan air yang tinggi juga mengakibatkan tanggul Sungai Tuntang jebol di enam titik pada Jumat (3/4/2026). Selain itu, limpasan air memperluas genangan hingga merendam permukiman warga, fasilitas umum, serta area persawahan.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Demak, banjir tersebut berdampak pada 2.116 rumah dan 7.606 jiwa yang tersebar di sembilan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Sementara itu, jumlah warga yang sempat mengungsi tercatat mencapai 2.839 jiwa.

Meski kondisi mulai pulih, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi tanggul yang belum sepenuhnya diperbaiki. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh