Lapor Semar Jadi Jembatan Aspirasi Warga dan Pemkot Semarang

SEMARANG, jatengjuara.com – Pemerintah Kota Semarang terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui kanal pengaduan dan aspirasi publik Lapor Semar Solusi AWP. Platform tersebut menjadi sarana bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun masukan terkait pelayanan publik secara langsung kepada pemerintah.

Melalui program yang terintegrasi dengan sistem pengaduan nasional, masyarakat dapat melaporkan berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga permasalahan sosial dan lingkungan. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi sebelum diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Ali Umar Dhani dalam perbincangan yang ditayangkan di kanal Youtube Semarang Pemkot. Dalam perbincangan yang bertajuk “Opini : Mendengar Aspirasi Warga Kota Semarang Lewat Lapor Semar”, Ali Umar Dhani menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan kota. Menurutnya, pemerintah membutuhkan masukan langsung dari warga untuk mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Kehadiran Lapor Semar menjadi upaya Pemkot Semarang untuk membangun sistem pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Kanal ini juga memungkinkan pemerintah memantau perkembangan setiap aduan secara berkala sehingga proses penyelesaiannya dapat berjalan lebih efektif,” ujar Ali.

Data pengaduan yang masuk menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama warga. Aduan terkait jalan rusak, lampu penerangan jalan umum yang mati, saluran air tersumbat, banjir, hingga kerusakan trotoar mendominasi laporan masyarakat selama beberapa bulan terakhir.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang, Soenarto, menyebut tingginya partisipasi warga dalam menyampaikan laporan menjadi indikator positif bagi peningkatan pelayanan publik. Laporan yang masuk memberikan informasi penting bagi pemerintah untuk menentukan prioritas penanganan masalah di lapangan,” ujar Soenarto.

Selain memudahkan penyampaian aspirasi, sistem Lapor Semar juga dilengkapi fitur yang memungkinkan masyarakat mengirimkan bukti pendukung berupa foto maupun dokumen. Data pelapor dijaga kerahasiaannya, sementara sistem notifikasi real-time membantu mempercepat tindak lanjut oleh dinas terkait.

Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut melalui berbagai kanal resmi, seperti aplikasi Lapor Semar, WhatsApp, website, maupun platform yang telah terintegrasi dengan SP4N-LAPOR. Pemkot Semarang berharap semakin banyak warga memanfaatkan kanal resmi tersebut agar setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan transparan.

Melalui Lapor Semar, Pemkot Semarang menargetkan terwujudnya komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, berbagai persoalan kota diharapkan dapat segera teridentifikasi dan ditangani, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Semarang. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh