SEMARANG, jatengjuara.com — Inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling tanpa biaya mendapat respons positif dari kalangan legislatif. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menilai program tersebut memberi dampak nyata bagi peternak, khususnya skala kecil.
Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan hewan selama ini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Dengan adanya layanan jemput bola, peternak kini lebih mudah memastikan kondisi ternaknya tetap sehat dan produktif.
“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama peternak kecil yang membutuhkan pendampingan dan layanan kesehatan untuk ternaknya,” ujarnya.
Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Saleh menekankan bahwa kesehatan ternak berkaitan erat dengan produktivitas dan stabilitas sektor pangan. Ternak yang terawat dengan baik akan menghasilkan produksi yang optimal, sekaligus meningkatkan pendapatan peternak.
Program ini menyediakan berbagai layanan, seperti vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pengecekan kebuntingan secara gratis. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan kuantitas produksi peternakan.
Pentingnya Pencegahan Penyakit
Dengan jumlah populasi ternak yang besar di Jawa Tengah, Saleh menilai langkah preventif menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Ia mengingatkan potensi penyebaran penyakit dapat ditekan melalui pemeriksaan rutin dan edukasi kepada peternak.
“Pencegahan harus menjadi prioritas, mulai dari vaksinasi hingga pemahaman cara merawat ternak yang benar,” jelasnya.
Perluasan Jangkauan Layanan
Ia juga mendorong agar layanan kesehatan hewan keliling diperluas hingga menjangkau daerah pedesaan dan sentra peternakan. Hal ini penting agar seluruh peternak bisa merasakan manfaat program secara merata.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis hewan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut. Ke depan, DPRD berharap layanan ini terus dikembangkan baik dari sisi kualitas maupun cakupan.
“Jika kesehatan ternak terjaga, maka produksi meningkat dan kesejahteraan peternak ikut terdongkrak,” tutupnya. (jj02/e02)









