PLN Siapkan 79 SPKLU di Rest Area Tol Trans Jawa Jateng untuk Dukung Mudik Kendaraan Listrik

foto : dokumentasi PLN

SEMARANG, jatengjuara.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menyiapkan puluhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah guna melayani pemudik yang menggunakan kendaraan listrik pada Idulfitri 1447 Hijriah.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan sebanyak 79 unit SPKLU telah disediakan di 24 rest area sepanjang Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Tengah. Fasilitas tersebut terdiri atas lima unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, serta 28 unit Standard Charging.

Menurut Bramantyo, seluruh fasilitas pengisian daya tersebut telah melalui proses pemeriksaan dan pengujian untuk memastikan dapat beroperasi secara optimal selama arus mudik Lebaran.

“Seluruh SPKLU telah kami cek agar siap melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (12/3/2026).

Selain di rest area tol, PLN UID Jawa Tengah juga menyediakan 305 unit SPKLU lainnya yang tersebar di 192 lokasi di berbagai daerah di Jawa Tengah. Infrastruktur tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis pengisian daya mulai dari Ultra Fast Charging hingga Standard Charging.

Bramantyo menegaskan kesiapan infrastruktur ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh selama periode mudik.

“Kami memastikan infrastruktur pengisian kendaraan listrik siap digunakan agar masyarakat yang mudik dengan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Di sisi lain, PLN juga memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Siaga Ramadan dan Idulfitri 2026. Berdasarkan data PLN, cadangan daya listrik di Jawa Tengah mencapai 46,33 persen sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa Lebaran.

PLN memproyeksikan beban puncak listrik di Jawa Tengah selama periode tersebut mencapai sekitar 3.866 megawatt (MW). Sementara kemampuan pasokan listrik mencapai 7.203 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 3.337 MW.

Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan di Jawa Tengah dipastikan berada dalam kondisi aman untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Untuk menjaga keandalan sistem, PLN UID Jawa Tengah juga menyiapkan 3.888 personel siaga. Personel tersebut terdiri dari 3.440 tenaga alih daya, 358 pegawai PLN, serta 90 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Selain personel, PLN turut menyiagakan berbagai peralatan operasional pendukung. Fasilitas yang disiapkan antara lain 99 posko siaga, 84 unit genset, 43 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 141 unit gardu bergerak, 284 kendaraan operasional, serta 403 sepeda motor operasional yang ditempatkan di berbagai wilayah kerja PLN UID Jawa Tengah.

PLN juga melakukan pengamanan pasokan listrik pada 296 lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama Ramadan dan Idulfitri. Lokasi tersebut meliputi 76 tempat ibadah, 126 instansi pemerintah, 19 objek wisata, 23 rest area, serta 52 pusat transportasi seperti bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.

PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana layanan utama untuk mendapatkan informasi terkait kelistrikan maupun melaporkan gangguan selama periode mudik Lebaran. Dengan aplikasi tersebut, laporan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan efisien. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh