Rektor UNDIP Resmi Melantik Pengurus Ormawa 2026, Tekankan Aktivisme Berintegritas dan Berdampak

SEMARANG, jatengjuara.com – Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., secara resmi melantik pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) UNDIP periode 2026, Selasa (27/1/2026). Pelantikan berlangsung di Engineering Hall Lantai 5 Gedung Dekanat Fakultas Teknik, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang.

Pengurus yang dilantik meliputi Senat Mahasiswa (SM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya masa bakti Ormawa UNDIP Tahun 2026 dalam menjalankan peran strategis mahasiswa di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah keputusan Rektor Universitas Diponegoro terkait pengangkatan pengurus SM, BEM, dan UKM untuk periode 2026. Total pengurus yang dikukuhkan terdiri atas 50 orang pengurus Senat Mahasiswa dengan ketua Hilmi Khoodhi Harsaputra, 27 orang pengurus BEM yang diketuai Nur Maajid Taufiqurrahman, serta ratusan pengurus UKM dari berbagai bidang, mulai dari olahraga, kesenian, penalaran, hingga kesejahteraan mahasiswa.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, para dekan dan wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni, para pembina Ormawa, serta perwakilan mahasiswa dari seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan UNDIP.

Dalam sambutannya, Prof. Suharnomo menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial. Menurutnya, aktivitas organisasi kemahasiswaan bukan sekadar pelengkap perkuliahan, melainkan ruang strategis untuk membentuk kepemimpinan, karakter, dan kepekaan sosial.

Ia berharap para pengurus Ormawa 2026 mampu menjadi teladan, menjaga nama baik institusi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Rektor UNDIP juga mendorong Ormawa agar mampu menjawab tantangan zaman, termasuk transformasi digital, isu keberlanjutan, serta penguatan soft skills mahasiswa. Ia menekankan bahwa pengalaman berorganisasi akan membentuk pola pikir dan sikap, sehingga aktivisme mahasiswa harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab moral, dan menjunjung tinggi nilai-nilai UNDIP.

Selain penguatan kapasitas keilmuan, Prof. Suharnomo mengajak mahasiswa untuk memperluas perspektif lintas disiplin dan sosial. Ia menekankan pentingnya keberanian berinovasi, kemampuan beradaptasi, serta menjaga etika dalam setiap gerakan organisasi.

Sementara itu, Ketua BEM UNDIP 2026, Nur Maajid Taufiqurrahman, menyampaikan bahwa BEM hadir sebagai pelayan mahasiswa sekaligus pengawal kepentingan bersama. Dengan mengusung prinsip No One Left Behind, No Issues Ignored, BEM UNDIP berkomitmen membangun sinergi dengan pihak universitas dalam merespons isu-isu strategis kemahasiswaan secara inklusif dan solutif.

Hal senada disampaikan Ketua Senat Mahasiswa UNDIP 2026, Hilmi Khoodhi Harsaputra. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan dan marwah organisasi mahasiswa di tengah perubahan minat dan dinamika kampus. Menurutnya, Ormawa harus terus bertransformasi menjadi ruang pembelajaran yang adaptif dan bermakna, dengan orientasi jangka panjang pada pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab sosial mahasiswa.

Pelantikan pengurus Ormawa UNDIP 2026 ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang kritis, beretika, dan mampu memberikan kontribusi nyata, sejalan dengan visi Universitas Diponegoro sebagai perguruan tinggi yang bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat. (jj02/e02)

Berita Terkait Lainnya

  • All Posts
  • Berita Daerah
  • Gaya Hidup
  • Gubernuran
  • Headline
  • Info Grafis
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Liputan Khusus
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tokoh